Copyright 2017 - Custom text here

Motif Batik Indramayu

Kembang Suket
Motif ini diangkat dari kisah di sekitar masyarakat indramayu, mengingat kembang suket banyak tumbuh di sekitar pekarangan rumah penduduk (suket= rumput). Tanaman ini merupakan tanaman liar, tumbuh dengan subur dan tidak memerlukan pemeliharaan. Bentuk kembangnya kecil-kecil dan banyak.
Sekar Niem
Nama motif ini diambil dari tumbuh-tumbuhan yang bernama Sekar Niem yang bentuk tumbuhanya elips, kering, kecil-kecil dan banyak ditanam disekitar rumah. Fungsinya untuk sesajian dengan ditambah kembang tujuh rupa dan wewangian pada saat turunya perahu pelaut, pemasangan gunungan rumah, dan penyebaran benih padi. Para pembatik menggambarkan tumbuhan sekarnium ini dalam pembuatan batiknya.
Kapal Kandas
Menggambarkan kapal yang karam dengan rantai-rantai yang terputus dalam jangka waktu satu malam, kapal Jepang yang dibakar oleh Belanda. Juga menggambarkan kapal terpecah-pecah hingga tinggal rantai, ceruk, dayung,setelah abrasi kali cimanuk mulai dari desa penganjang sampai ujung indramayu Utara tepi pantai tempat pangkalan perahu milik pribumi, Jepang, belanda dan Cina. Karena Jepang masuk dengan belanda, maka setiap kapal belanda dibakar, bagai cimanuk lautan api tinggal puing-puing yang berserakan. Itulah lambang batik Kapal Kandas.
Kereta Kencana
Motif ini melambangkan kendaraan khusus para jendral untuk meninjau kamp-kamp ketika berkeliling di sepanjang Wialayh Indramayu Utara, karena anggapan mereka basis Masyumi berada di daerah Babadan dan sekelilingnya. Sesampainya disana mareka berteriak sambil meniupkan slompret sebagai pertanda waktu alarm yang tujuannya untuk mengangkat harta pribumi untuk perbekalan Belanda.Istilah sekarang garong di malam hari. Itulah kisah kekejaman penjajah yang digambarkan dalam motif batik ini.
Ikan Etong
Motif ini menggambarkan bahwa daerah indramayu adalah daerah pesisir pantai utara jawa penghasil udang dan ikan. Istri-istri ditinggal melaut berbulan-bulan mendapatkan penghasilan tambahan dari membatik. Membatik bagi warga paoman dan sekitarnya menjadi pekerjaan turun-temurun dari ibu dan nenek mereka. Motif ini menggambarkan aneka hasil laut, urang ayu atau udang yang besar, kepiting dan cumi-cumi dan aneka tumbuhan laut. Ikan etong seperti bentuknya berupa ikan yang besar berdaging tebal dan biasa disajikan berupa ikan bakar di wilayah pantura. Beberapa orang meyakini bahwa memakai motif ini akan mendatangkan kemakmuran bagi nelayan selama melaut.
Lokcan
Nama lokcan diambil dari nama salah satu bentuk topeng yang merupakan salah satu kesenian tradisional kabupaten Indramayu. Seni tari tersebut banyak dijumpai didesa tambi kecamatan Jatibarang. Berbentuk bunga juana menandakan banyaknya nelayan dari daratan cina yang labuh disepanjang pantai Indramayu, sehingga lambat laun terjadi akulturasi budaya dari keduanya.
Kliwed
Merupakan gambaran perang melawan tentara Kompeni Belanda dengan strategi jalan liku (dalam bahasa indramayu sama artinya dengan liwed-liwed), agar tidak mudah diketahui Belanda. Strategi ini merupakan cara perang yang dilakukan oleh warga pribumi dalam perang gerilya.
Jati Rombeng
Nama ini berasal dari tumbuhan pohon jati yang berdaun besar, yang karena cuaca sangat panas terik, sebagian daunya banyak dimakan ulat sehingga daunya menjadi rombeng. Dipulau nila dimana para nenek moyang pelaut dari negeri Cina mendarat dan membawa batik yang belum selesai dikerjakan, banyak terdapat pohon yang tinggi, daunya pada rontok dan rombeng, yang mengilhami para nenek moyang tersebut untuk membuat batik motif Jati Rombeng.
Sawat Riwog(jator Asem)
Sawat berarti kejar atau kupu-kupu, sawat juga adalah binatang crepung; lintah laut yang berkuku. Riwog berarti bulu lengkap dengan kepompongnya. Orang tua kita mengenal ikan asin crepung yang harganya cukup mahal untuk dijual kepasar pecinan atau pasar glodok dengan mengendarai kendaraan perahu layar. Dari Indramayu membawa ikan crepung dan pulang dari Jakarta membawa gula dan pakaian. Kerena di Indramayu kain untuk pakaian sangat susah, sampai-sampai masyarakat memakai karung goni, bahan makanan kurang sampai sempat makan ares bagian dalam dari pohon pisang. Orang tua kita sempat bersumpah kalau nanti anak cucunya jangan sampai merasakan penjajahan oleh pihak siapapun.

Partners:

Tekav genuine Leather

www.tekavleather.com

 

Paoman Art on Social Media:

facebook batik paoman

pinterest paoman art

 

Batik Paoman Art

Jl. Siliwangi No.315-A, Paoman

Kec. Indramayu

Kabupaten Indramayu

Jawa Barat

Telepon:(0234) 271151

 WA/SMS 0818.15.2345